Jika kamu berpikir, maka kamu tau. Jika kamu tau, maka tercipta kondisi dalam hati yg mendorong utk berbuat

Saturday, December 22, 2012

# Punclut

Saturday, December 22, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments

Jalan-jalan kali ini sudah agak lama, tapi dapat fotonya baru baru ini.

Kali ini di Bandung, kami kedatangan tamu dari Bogor dan Pontianak, yaitu Ayas dan Aulia. Dimulai dari rumah kontrakan yang ditinggali Cipta dkk, kami pergi ke daerah utara Bandung, Punclut.

Yak, selama beberapa tahun tinggal di Bandung, baru pertama kali saya datang ke sini. Tempatnya lumayan bagus, pemandangannya juga keren, kurang lebih seperti Bukit Bintang di Jogja. Tapi dinginnya tentu lebih dingin punclut.
Makanannya? yaa biasa lah...


Kami bermain sebut nama artis yg huruf depannya sesuai jari pemain. Yang membuat seru adalah hukuman untuk yang terakhir menyebutkan kami ganti yang harusnya bedak, jadi harus makan lalap sayuran yang masih tersisa. Ternyata hukumannya manjur juga, berhubung gak ada yang doyan.

Bahkan Jeriko (sweater merah) sempat ngeles2 saat gilirannya makan lalap, padahal pas giliran orang lain dia yg paling ribut, haha...



Dan ternyata saat mau pulang, tak disangka ternyata kami ditraktir Aulia dan Ayas. Wah, terima kasih banyak ya kalian berdua, sering-sering deh main ke Bandung, hehe..


Thursday, December 20, 2012

# Selamat Natal ???

Thursday, December 20, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , 2 comments
Melihat banyaknya yang berbicara tentang ucapan selamat natal pada 25 Desember, jadi tergelitik untuk menulis.

Yang perlu kita ketahui dalam masalah ini yaitu ada 2 pendapat; yang membolehkan dan tidak membolehkan. Tapi perbedaan pendapat ini hanya sampai di level itu, maksudnya untuk perlakuan yang lebih jauh lagi seperti ikut merayakan, atau hadir dalam acara natalan, itu jelas mutlak semua pendapat tidak membolehkan.

Sebagai orang yang berakal dan tidak fanatik, mari kita baca argumen-argumen yang pro dan kontra (harus fair dong):

Pendapat yang Membolehkan
Ada seorang ulama besar Islam bernama Dr Yusuf Qardhawi, yang berpendapat bahwa tidak mengapa mengucapkan selamat natal. alasan dan argumennya bisa dilihat di sini: http://www.hidayatullah.com/read/2011/12/22/3962/ucapan-selamat-natal-dan-syubhat-akidah.html
Walaupun demikian, tentu kita tidak perlu mengobral ucapan selamat natal pada setiap orang kristen yang kita temui. Ada kondisi-kondisinya dan cukup sebagai membalas penghormatan pada yg telah memberi kita penghormatan.

Pendapat yang Melarang
Sedangkan sebagian besar ulama melarang mengucapkannya. Salah satu alasannya bisa dibaca di sini:
http://felixsiauw.com/home/toleransi-islam-untuk-25-desember/
Di sini ditekankan bahwa kebanyakan orang hanya mengikuti perasaan saja (ngga enak, sungkan, takut dibilang gak toleran), sehingga lebih aman untuk tidak mengucapkan, daripada tertukar-tukar keyakinannya.



Setelah membaca beberapa pendapat tersebut, tentulah kita harus menarik kesimpulan akankah kita mengucapkan selamat natal atau tidak pada rekan-rekan, atau mungkin kerabat yang kristen?

Menurut saya, kesimpulan manapun yang diambil tidak salah, karena masing-masing punya dasar pendapat yang kuat dan memakai dalil Al Qur'an dan Hadits. Yang SALAH adalah jika kita memilih mengucapkan ataupun tidak mengucapkan, tapi tidak tahu kenapa kita melakukannya, hanya ikut-ikutan.

Tidak mengapa ada perbedaan dalam hal ini, karena memang bukan sesuatu yang lugas seperti haramnya babi, atau khamar. Kalau untuk hal tsb, tidak ada perbedaan pendapat antar sesama muslim. Tapi satu yang harus diketahui  dan diingat bahwa menurut orang kristen, natal tanggal 25 Desember adalah perayaan lahirnya 'Tuhan' Yesus. Yang menjadi masalah bukan 'Kelahiran Yesus' nya, tapi ada kata 'Tuhan' nya. Sehingga secara tidak langsung, natal adalah perayaan bahwa 'Tuhan' telah lahir.

Nah dibagian ini lah pandangan kita harus sama bahwa anggapan orang kristen itu salah. Sikap apapun yang kita ambil, mau mengucapkan atau tidak, ketahuilah bahwa Yesus (Nabi Isa) memang lahir ke dunia (tanpa permasalahkan tanggalnya) tapi tidak sebagai Tuhan, tapi sebagai Nabi/utusan Allah seperti halnya nabi-nabi sebelumnya.

Kesimpulan
Jadi, setelah membaca penjelasan di atas, sikap mana yang kamu ambil? Putuskanlah dan pahami alasannya sehingga bila ditanya Allah di akhirat nanti, kita punya jawabannya....


NB: kalau referensinya kurang, silahkan googling untuk pendapat-pendapat yang lebih lengkap.



Tuesday, December 11, 2012

# Tak Terduga

Tuesday, December 11, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Tak disangka sebuah kata "terima kasih" begitu berarti dan keren. Barusan liat twitter, Beberapa mention terbaru yg saya lihat bilang makasih-makasih semua, mengharukan, dan keren.

Dengan menolong orang yang pada awalnya tanpa mengharap imbalan, dan di akhir mereka mengucap terima kasih, ternyata sangat keren dan memuaskan.

Kalau dimintain tolong sama orang, kerjakan sungguh-sungguh, balasannya tak kan terkira. Tapi dari awal jangan mengharap imbalan, nanti akhirnya jadi tidak keren soalnya, nggak surprise...


Friday, December 7, 2012

# Easy Sushi

Friday, December 07, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments

Ternyata bisa lho buat suhsi di rumah sendiri. Yg harus dibeli cuma rumput lautnya, dan memang yang membuat sushi ini enak adalah rumput lautnya. Mmmmm. ketagihan pengen terus...

btw tapi ini buatan ibu sih, buatan saya gak serapih ini, hoho

Monday, December 3, 2012

# Keep Calm

Monday, December 03, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Oke, memasuki minggu ter Hectic kuliah di semester 3 ini.
Badai tubes, tugas, PR, ujian, di mana-mana, terus menerjang. Dan tiba-tiba melihat tulisan ini

Jadi teringat kembali bahwa semua badai ini pasti berlalu...


Saturday, December 1, 2012

# Sherlock in Modern Era

Saturday, December 01, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments

Sampai saat ini, the best Sherlock movie adalah Sherlock yang versi gambar di atas, yang dari BBC london (kalau mau cari di google, tulis aja sherlock bbc).

Bagi penggemar cerita detektif,khususnya Sherlock Holmes, rugi kalau tidak nonton yang ini. Ini benar-benar seperti Sherlock yang kita kenal di buku Sir Arthur Conan Doyle, dan serunya, setting nya adalah jaman sekarang.

Dibandingkan film Hollywood yang dibintangi Robert Downey Jr, levelnya sangat jauh berbeda. Mending yang versi BBC ini yang masuk Hollywood (pendapat pribadi).


Friday, November 30, 2012

# Bung Karno & Palestine

Friday, November 30, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , No comments
Menemukan hal keren di Facebook


Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh sahabat, perlu diketahui.....

Pada tahun 1962, Bung Karno ditanya oleh wartawan tentang penolakannya pada Israel dan Taiwan, apa jawab Bung Karno?


"Untuk Taiwan saya rasa urusannya djelas, kami
hanya mengakui satu Negara Tjina jaitu RRT, itu jang didaratan, laen negara tidak...

dan untuk Israel, selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel".

Dan Bung Karno menolak Israel ikutan Asian Games 1962, tingkah Bung Karno ini kemudian diikuti oleh banyak negara sampai-sampai Israel tidak bisa diikutkan dalam zona Asia untuk sepakbola karena tak ada yang mau bertanding dengan Israel.

Apa yang diomongken Bung Karno benar adanya, Israel kini menembaki Kota Gaza, bayi-bayi mati, para anak muda Gaza menantang peluru-peluru zionis mempertahankan kehormatan bangsanya.

Bersama bangsa Palestina,
Indonesia satu hati
menantang penjajahan atas hak
wilayah Palestina oleh Israel.

Oleh :
-Anton DH Nugrahanto-. 
sumber: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10151330392532160&set=a.10151140781747160.506702.99941002159&type=1&theater

--------------------------------------------------------------------------------------------------------
   --------------------------------------------------------------------------------------------------------

Thursday, November 29, 2012

# Rumput Tetangga Lebih Hijau???

Thursday, November 29, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Dari beberapa pekan lalu, banyak hal baik terjadi pada orang-orang di sekitar saya. tak perlu disebut satu-satu, tapi semuanya cukup membuat saya sedikit iri. Tapi itu awalnya. semakin ke sini, dan saking sering nya, saya jadi berpikir bahwa apa yang mereka dapatkan itu memang pantas bagi mereka.

Bila kita lihat kehidupan orang lain dari luar saja, memang pasti akan selalu terlihat lebih baik. Makannya ada pepatah "rumput tetangga selalu lebih hijau". Bukan dalem rumahnya, tapi kita hanya lihat rumputnya.

Yang saya rasakan sekarang, karena saking seringnya melihat banyaknya rumput tetangga yg lebih hijau, jadi membuat pola pikir saya sudah terbentuk bahwa itu memang rezeki buat dia. Setiap orang punya rezeki dan nasibnya masing-masing.

Saya ragu kalau ada orang lain yang memandang rumput saya lebih hijau dari mereka, tapi memang pasti ada sih, itu sudah hukum alam...

Yang harus dilakukan ya itu tadi, percaya saja masing-masing sudah ditentukan jalannya sendiri untuk dapat rezeki, apapun bentuknya.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sunday, November 25, 2012

# Forever Power Ranger

Sunday, November 25, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments

Suatu hari saat Jalan-jalan ke Trans Studio Mall. 

Namanya juga cowok, kalo ketemu mainan pasti gak bisa diem. keinginan untuk mencoba begitu besar





------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tuesday, November 20, 2012

# British Accent (woman) is Beautiful

Tuesday, November 20, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi 1 comment

Beberapa hari yang lalu secara tak sengaja ketemu orang inggris di perpus ITB. seorang perempuan yang menanyakan tentang cara menyambung ke wifi ITB.

Dia lumayan banyak bicara, dan saya kurang menagkap apa yang dikatakan, mungkin karena dia pakai british accent, yang malah menurut saya lebih susah dicerna, tapi sebenarnya terdengar lebih keren apalagi perempuan yang bicara. Saat itu ada teman saya juga di situ, dan akhirnya dia yang menjelaskan karena kadang saya tak menangkap apa yang dia dibicarakan.

Hmm, setelah sekian lama tak berbahasa inggris, ternyata cukup menurunkan skill. Bahaya juga kalau begini. Makannya sekarang saya coba nonton film-film holywood tanpa melihat subtitle, untuk melatih skill listening saya yang tidak terlalu bagus, yang saya sadari setelah kejadian tadi, makin menurun. Habis kalau mau les tidak ada waktu dan biaya, mendingan lewat hal yang gampang dilakukan saja...

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Saturday, November 17, 2012

# Art

Saturday, November 17, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Pablo Picasso
~Good Artist Copy, Great Artist Steal

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Thursday, November 15, 2012

# Trouble is a Friend

Thursday, November 15, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , No comments
Ini bukan tentang lagunya Lenka, tapi tentang acara diskusi (Ta'lim) yang kemarin saya ikuti yang diadakan Muslif (Muslim Informatika). Kurang lebih beginilah yang saya tangkap

Hidup ini adalah masalah. Masalah akan datang terus selama kita hidup. Kalau kita hanya mengeluh dan menyalahkan keadaaan, kita tidak akan maju, karena bisa jadi masalah yang sama akan selalu datang, bahkan yang lebih sulit. karena itu, kita harus merubah pola pikir kita.

Bahwa sesungguhnya masalah itu datang supaya kita bisa menyelesaikannya, bahkan bila ada masalah serupa, kita sudah tahu cara mengatasinya.

Percayalah bahwa Allah selalu menyertakan jawaban dari masalah kita (Al Insyirah ayat 5 dan 6), serta kita pasti punya kemampuan untuk menyelesaikannya (Al-Baqarah ayat 286). Intinya ada pada diri sendiri. Kita tidak bisa mengubah orang lain, tapi diri sendiri.

Coba ingat-ingat, pasti pernah kita alami dalam hidup, saat kita menghadapi suatu masalah terasa berat, tapi setelah maslah itu lewat beberapa lama, saat diingat-ingat, kita hanya menganggapnya seperti kerikil yang memang harus kita lalui. Benar tidak?


Terjemahan QS. Al-Baqarah ayat 286:

”Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”

Terjemahan Q.S.  Al Insyirah ayat 5:
"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan"

PS: 2 ayat Al Qur'an di atas sebenarnya sangat masuk akal dan logis bila dipikir-pikir

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tuesday, November 13, 2012

# Benar = Tidak Salah

Tuesday, November 13, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , No comments
Pagi ini, di kelas kuliah, saya mendapat kesempatan maju untuk mengerjakan soal PR di papan tulis. Tadinya  saya sangat PeDe, ternyata ada bagian yang salah. Tapi ternyata tujuan sang dosen sangat bagus. Menyuruh saya ke depan, tidak peduli apapun hasilnya, yang penting saya berani mencoba.

Kalau jawaban saya betul, berarti bagus, tapi bila salah, tidak apa-apa juga. Bahkan sangat bagus sehingga saya tahu dimana saya salah dan sampai mana pemahaman saya.


Kadang manusia memang harus ditunjukkan yang salah untuk tahu yang mana yang benar. Contohnya juga masalah jalan hidup. Kenapa kita pilih Islam? atau kristen? atau apapun. yakinkah anda bahwa itu adalah jalan yang benar?

Salah satu cara yang saya pakai seperti saat mengerjakan PR tadi, yaitu harus tahu yang mana yang salah agar yakin yang kita jalani ini adalah yang benar. Cara paling mudah yaitu ambil saja contoh agama lain. Lalu bandingkan konsep dan ajarannya. Apakah anda tidak pernah berpikir, kenapa anda beragama ini, itu, kenapa tidak ini saja. atau anda malas berpikir?

Bila anda menemukan konsep yang salah pada yang lain, maka anda akan tahu yang mana yang benar.

Saran saya kunjungi blog ini sebagai referensi: hafidzary.wordpress.com

Sunday, November 11, 2012

# 100% Semangat untuk Menjelaskan

Sunday, November 11, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments

“Guru adalah orang tua di sekolah”. Kata-kata itu sering kita dengar dan sering menjadi sebuah frasa yang disebut-sebut banyak orang. Akan tetapi hanya masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Apakah semua guru seperti itu? Itulah pertanyaan yang ada di benak saya sekarang.

Saya sedang menempuh tingkat dua sebagai mahasiswa. Saat saya masih berseragam dulu, saya bukan tipe orang yang dekat dengan guru saat di sekolah. Walaupun sampai sekarang saya tidak lupa siapa saja guru-guru yang telah mengajar saya di sekolah, tapi saya tidak terlalu mengenal mereka sebagai ‘orang’ atau bahkan orang tua. Saya mengenal mereka hanya sebagai guru di sekolah saja.

Bulan Juni lalu saya berkesempatan untuk menjadi trainer sebuah software menajemen sekolah dalam sebuah program dari pemerintah Jawa Barat. Pekerjaan saya adalah memberi tahu cara pemakaian software ini sekaligus sosialisasi untuk menerapkan menejemen sekolah berbasis IT. Yang saya training adalah guru-guru SD dan SMP di daerah Jawa Barat yang berbeda-beda.

Awalnya saya anggap ini adalah pekerjaan mudah, karena saya hanya harus memberitahu cara penggunaan software ini yang mana seharusnya bisa dipelajari sendiri. Tapi kenyataannya tidak semudah yang saya bayangkan.

Saya merasakan langsung, saat menjadi trainer, kurang lebih saat itu juga saya sedang menjadi guru bagi guru-guru yang saya latih. Jadi sekarang gantian saya yang menjadi guru, dan guru-guru menjadi murid saya. Suasana sekolah memang sangat tersasa, karena kebetulan pelatihan yang dilakukan memakai gedung sekolah.

Dari pelatihan ini, saya tahu bagaimana susahnya menjadi guru. Bagaimana susahnya menarik perhatian murid-murid di kelas, bagaimana susahnya agar ucapan kita didengar banyak orang, dan banyak hal yang saya anggap sulit untuk dipelajari hanya dalam waktu yang sebentar.

Dari pelatihan ini, saya dapat mengenal berbagai karakter guru-guru. Saya baru menyadari, bahwa guru itu benar-benar bukan hanya guru di sekolah, tapi memang memiliki potensi untuk menjadi orang tua di sekolah.

Salah satu pelajaran yang saya dapatkan dari pelatihan tersebut juga adalah bahwa kemampuan komunikasi memang sangat dibutuhkan untuk menjadi guru. Keadaaan kelas tidak terlalu berbeda dengan saat saya bersekolah dulu. Saya menjadi ‘guru’ yang berbicara di depan seolah hanya ‘menyuapi’ murid-muridnya. Karena pada awalnya saya menganggap remeh, menjadikan saya kurang persiapan, sehingga cara saya menyampaikan yaitu dengan format umum: guru bicara, murid mendengarkan, sehingga wajar bila menurut saya sebagian guru-guru tersebut merasa bosan. Sama bosannya dengan yang dirasakan kebanyakan murid-murid sekolah.

Di tengah tengah penjelasan saya, kadang ada guru yang aktif mengeluarkan guyonan agar suasana dalam kelas menjadi cair. Saya rasa, guru yang seperti itu pasti dicintai muridnya karena benar-benar melakukan komunikasi yang baik. Dari pada cara saya menyampaikan materi pelatihan yang masih dengan cara konvensional sperti yang saya sebutkan, yaitu ‘menyuapi’.

Saya juga punya sebuah opini. Dalam pengamatan saya, kebanyakan guru Indonesia saat ini tidak berkomunikasi dengan sungguh-sungguh terhadap muridnya. Hanya sekedar penyampaian materi seperti yang saya lakukan. Sehingga guru sebagai orangtua, atau bahkan sebagai pahlawan hanya wacana. Orang tua pasti akan berkomunikasi dengan anaknya secara sungguh-sungguh dan dengan cara yang pasti akan menarik anaknya. Begitu juga pahlawan. Saat Bung Karno berpidato, adakah yang tidak mendengarkan?

Kemampuan seperti inilah yang harus dimiliki sorang guru. Kemampuan mencairkan suasana, menarik perhatian saat bicara, dan segala yang saya sebutkan ditas, mutlak harus dimiliki, agar tercipta komunikasi yang baik dan suasana kelas yang menyenangkan, yang membuat murid-murid betah di kelas, seperti seorang anak yang betah tinggal di rumah.


Saturday, November 10, 2012

# Cantik sih, Tapi rela bagi bagi?

Saturday, November 10, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments

Enak sih, tapi rela bagi-bagi...?

Siapa yang tidak pernah mendengar slogan ini? pasti pernah. Yak, ini adalah slogan salah satu produk coklat yang terkenal.

Ini juga berlaku untuk perempuan. Memang sudah natural dari seorang laki-laki untuk mencari perempuan cantik karena salah satu titik lemah laki-laki adalah mata sementara perempuan adalah telinga. Jadi laki-laki suka perempuan yang cantik itu wajar, tapi masalahnya, banyak perempuan cantik tapi mereka seolah pamer dan 'ingin dilihat'.

Padahal kalau saja perempuan-perempuan cantik ini melindungi kecantikannya dengan cara seperti berhijab, tidak berpakaian ketat-ketat, atau minimal berpakaian sopan, pasti bakal terlihat lebih elegan, keren, dan aman. Harusnya kecantikannya Bukan jadi tontonan umum dan konsumsi publik. Analoginya seperti coklat saja, bukankah yang masih terbungkus rapi lebih baik daripada yang sudah terbuka seperti gambar diatas?

Percuma perempuan itu cantik kalau kecantikannya jadi tontonan umum dan konsumsi publik. Kasihan  sebenarnya perempuan yang seperti itu. sperti slogan coklat ini saja, Cantik sih, tapi rela bagi bagi..? :D

Thursday, November 8, 2012

# Salut

Thursday, November 08, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments

Salut untuk dua orang dosen saya. Walaupaun belum pernah diajar, tapi melihat blog beliau-beliau ini sungguh membuat kagum, dan keren. Mereka masih sempat untuk menulis blog tiap hari, ini serius lho. Hampir tiap hari mereka menulis, tapi isinya selalu berbobot dan menginspirasi.

Silahkan mampir ke 2 link ini:



Dua blog ini jugalah yang membuat saya semangat menulis, dan membuat saya memutuskan untuk ngeblog, untuk berbagi inspirasi, ide, dan cerita.

Entah karena levelnya belum seimbang atau apa, tapi saya belum bisa menulis hampir tiap hari seperti mereka. Memang susah ternyata menemukan hal keren untuk ditulis dalam sebuah hari yang dijalani, atau mungkin hal keren tersebut luput dari pengamatan ya...

Sunday, October 28, 2012

# Hollywood, Sunda & Java Version

Sunday, October 28, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Seperti yang saya katakan di profil bahwa saya telah tinggal di banyak kota, membuat saya bisa memahami bahasa orang-orang di kota tersebut. Contohnya adalah Bahasa Jawa dan Sunda. Dua bahasa ini termasuk unik, karena keduanya hampir-hampir mirip.

Ada kalanya sebuah kata dari masing-masing bahasa terdengar sangat asing, aneh, sekaligus lucu. mungkin seperti kata-kata di bawah ini yang menurut saya  sangat lucu. Saya sampai tertawa terpingkal-pingkal. #Serius.

Versi Sunda


Versi Jawa

Thursday, October 25, 2012

# Alamat Palsu

Thursday, October 25, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments

Mencari alamat di Bandung adalah sangat sulit. Sudah sering terjadi, dan saya yakin tidak hanya terjadi pada saya

Contohnya saja kejadian senin 22 Oktober kemarin. Saya bersama teman, reksy, harus mengambil bpkb motor setelah ada surat undangan yg dikirim. Di surat itu tertulis alamatnya di jl. A H Nasution no. 1024.

Mulailah kami berangkat jam 8.30 dengan motor,dan kami buru-buru karena jam 11 saya ada uts. Sebelumnya saya sudah cek di google maps dan sudah ada bayangan letak bangunannya walaupun belum pernah ke sana.

Saat baru masuk di jl A H nasution, Saya sudah mewanti-wanti untuk ngebut karena nomor bangunannya adalah seribuan, sedangkan yang saya lihat, kami baru mencapai angka puluhan.

Keanehan dimulai di sini. Kami telah menyusuri jalan ini sekitar 30 menit, tapi nomor bangunan masih 400 an. Bahkan saya sering melihat bangunan yang nomornya tak terurut lagi. Misalnya saat sudah mencapai 200, tapi bangunan di sebelahnya bernomor 90 an, atau 40 an. Saya jadi bingung.

Saya pun mulai tanya-tanya orang tanpa hasil, sampai akhirnya kami telpon ke cs nya,  dan betapa kesalnya saat mengetahui bahwa Bangunannya ada sebelum masuk jl. A H Nasution, dan saat itu posisi kami sudah hampir keluar kota.

Huufft, kami telah menghabiskan waktu hampir 2 jam hanya untuk mencari alamat, sedangkan proses pengambilan bpkb hanya beberapa menit. Saya sangat kesal. Bahkan di bangunan itu tidak ada nomor bangunannya. Penomoran bangunnnya sangat kacau, Ini bagaimana sih...

Friday, October 19, 2012

# My Live My Advanture

Friday, October 19, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi 2 comments
Jalan-jalan tidak perlu jauh-jauh ke pantai, mall dan sebagainya, Cukup temukan tempat menarik di sekitar kita.

Biasanya kita tak sadar bahwa tempat yang dekat, di sekitar kita pun sangat layak untuk dijajaki, dan dieksplorasi

Inilah kelakuan empat mahasiswa di atap gedung tertinggi di ITB, gedung PAU (8 lantai).









Wednesday, October 17, 2012

# Putus Lagi

Wednesday, October 17, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , , 2 comments

Pembicaraan dengan seorang teman, C di suatu malam...

C : Gmn skrg, udah punya cewek?
R : Belom nih, eh btw denger-denger kemaren baru putus ya?
C : Iya..
R : Tuh, dibilang juga apa, kalo pacaran pasti putus
C : Belum tentu lah, jadi ga mau pacaran nih? kalo gitu gimana mau cari istri?
R : Mau pacaran apa cari istri? kalo pacaran niatnya iseng-iseng & coba-coba siapa tahu cocok, pasti putus, beda sama yang pacaran karena niat utk menikahi
C : Ngga lah, pacaran kan untuk mengetahui sifat-sifat dia apakah cocok buat jadi istri. Daripada cerai pas habis nikah?
R : Tergantung niatnya lah bro. Pacaran itu, kalo emang dari awal udah diniatin mau nikah sama si doi. Kalo ga diniatin dari awal kyk gitu, dijamin 99,99% pasti putus... coba aja sebutin contoh sukses yg pacaran iseng-iseng dan akhirnya nikah.
C : emmm, ah, eh, emmm.... !$@$!#@!@*

Soalnya kenapa? rata-rata (dari pengalaman dan pemantauan intensif R terhadap dunia) yang pacaran model gitu bukan berniat baik untuk si cewek, seperti kata kawan C di atas, hanya sebagai objek percobaan, cocok atau tidak. Gak cocok tinggalin.. gimana mau cocok, wong niat dari awal aja gak bener.

Harusnya yang dilakukan adalah konsep trial and error, yaitu kalau ada masalah, perbaiki terus, sampai selesai, bukannya ada masalah, terus bilang, "wah, ternyata kita gak cocok", putus deh, bye bye..

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sunday, October 14, 2012

Thursday, October 11, 2012

# Kerudung KopRoll...

Thursday, October 11, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi 3 comments
Lanjutan dari post tentang aurat lalu yg bisa dibaca di sini...

Pandangan tentang menutup aurat, atau lebih populer dengan sebutan berhijab agaknya sedikit dimaknai sebagai pengekangan bagi sebagian besar orang.Padahal bila dipikir, ini bukanlah pengekangan, namun perlindungan diri yg cukup efektif.

Coba katakan, apa yang ada di pikiran anda bila ada orang berkata hijab, atau menutup aurat. Pasti dalam bayangan kebanyakan orang adalah kerudung, jubah kebesaran, dan rok lebar. Dengan bayangan seperti ini, tak heran banyak wanita yang merasa terkekang dengan perintah Allah yang satu ini, yang sudah jelas dengan gamblang ada di Al-Qur'an pada Q.S Al Ahzab 33: 59 dan Q.S An Nur 24 : 31.

Banyak wanita yg berkeluh, dengan mengenakan busana seperti itu, mereka jadi tidak bisa melakukan banyak kegiatan. Padahal itu hanyalah dalih. kita punya otak, pikirkan lah kreativitas untuk tetap melakukan perintah tanpa mengorbankan mobilitas.

Misalnya saja pakai jaket dan celana panjang yang tidak terlalu ketat. Dengan begitu, tetap menutup aurat, tapi bahkan anda bisa kop roll sambil bilang Wow. bila udara panas dan tidak ingin pakai jaket, pakailah sejenis selendang. Dada tetutupi dari pandangan liar pria-pria, tp anda tetap merasa nyaman, bahkan tetap bisa kop roll.


Wednesday, October 10, 2012

# Astaghfirullah dari Non-Muslim

Wednesday, October 10, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi 8 comments

Beberapa waktu lalu , saat mendengar suatu guyonan kocak yang parah, tiba-tiba saya mendengar kata “astaghfirullah” terucap dari teman yag non-muslim (kristen) sambil ketawa-ketawa. Awalanya, bagi saya dan mungkin kebanyakan orang akan merasa aneh,”ini non-muslim kok niru-niru islam?”

Hal ini terbukti, setelah pengucapan tersbut, teman muslm saya langsung berkata,” eh, udah pindah agama? Haha”

Kalau dipikir, Astaghfirullah kurang lebih berarti Aku mohon ampun padamu Ya Allah. Setelah diingat-ingat, orang kristen memang masih menganggap Allah sebagai Tuhan. Hal ini kurang lebih sama dengan arab jahiliyyah.

Mereka memang menganggap Allah sebagai Tuhan, sering menyebut nama Allah, tapi berdampingan dengan Latta dan Uzza. Bukankah tidak ada bedanya dengan orang Kristen yang menganggap Allah adalah salah satu dari 3 dengan konsep trinitasnya? (walau apapun dalih mereka, kenapa tidak menyebut satu saja).


Jadi jika ada non-muslim (kristen) yang menyebut nama Allah, kita tidak punya alasan untuk menganggap mereka sudah pindah agama (masuk Islam).  Mereka tetap tidak percaya bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang Maha Esa, Hanya Satu, bukan tiga. 


Kata kunci: berpikir

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------