Jika kamu berpikir, maka kamu tau. Jika kamu tau, maka tercipta kondisi dalam hati yg mendorong utk berbuat

Saturday, December 22, 2012

# Punclut

Saturday, December 22, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments

Jalan-jalan kali ini sudah agak lama, tapi dapat fotonya baru baru ini.

Kali ini di Bandung, kami kedatangan tamu dari Bogor dan Pontianak, yaitu Ayas dan Aulia. Dimulai dari rumah kontrakan yang ditinggali Cipta dkk, kami pergi ke daerah utara Bandung, Punclut.

Yak, selama beberapa tahun tinggal di Bandung, baru pertama kali saya datang ke sini. Tempatnya lumayan bagus, pemandangannya juga keren, kurang lebih seperti Bukit Bintang di Jogja. Tapi dinginnya tentu lebih dingin punclut.
Makanannya? yaa biasa lah...


Kami bermain sebut nama artis yg huruf depannya sesuai jari pemain. Yang membuat seru adalah hukuman untuk yang terakhir menyebutkan kami ganti yang harusnya bedak, jadi harus makan lalap sayuran yang masih tersisa. Ternyata hukumannya manjur juga, berhubung gak ada yang doyan.

Bahkan Jeriko (sweater merah) sempat ngeles2 saat gilirannya makan lalap, padahal pas giliran orang lain dia yg paling ribut, haha...



Dan ternyata saat mau pulang, tak disangka ternyata kami ditraktir Aulia dan Ayas. Wah, terima kasih banyak ya kalian berdua, sering-sering deh main ke Bandung, hehe..


Thursday, December 20, 2012

# Selamat Natal ???

Thursday, December 20, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , 2 comments
Melihat banyaknya yang berbicara tentang ucapan selamat natal pada 25 Desember, jadi tergelitik untuk menulis.

Yang perlu kita ketahui dalam masalah ini yaitu ada 2 pendapat; yang membolehkan dan tidak membolehkan. Tapi perbedaan pendapat ini hanya sampai di level itu, maksudnya untuk perlakuan yang lebih jauh lagi seperti ikut merayakan, atau hadir dalam acara natalan, itu jelas mutlak semua pendapat tidak membolehkan.

Sebagai orang yang berakal dan tidak fanatik, mari kita baca argumen-argumen yang pro dan kontra (harus fair dong):

Pendapat yang Membolehkan
Ada seorang ulama besar Islam bernama Dr Yusuf Qardhawi, yang berpendapat bahwa tidak mengapa mengucapkan selamat natal. alasan dan argumennya bisa dilihat di sini: http://www.hidayatullah.com/read/2011/12/22/3962/ucapan-selamat-natal-dan-syubhat-akidah.html
Walaupun demikian, tentu kita tidak perlu mengobral ucapan selamat natal pada setiap orang kristen yang kita temui. Ada kondisi-kondisinya dan cukup sebagai membalas penghormatan pada yg telah memberi kita penghormatan.

Pendapat yang Melarang
Sedangkan sebagian besar ulama melarang mengucapkannya. Salah satu alasannya bisa dibaca di sini:
http://felixsiauw.com/home/toleransi-islam-untuk-25-desember/
Di sini ditekankan bahwa kebanyakan orang hanya mengikuti perasaan saja (ngga enak, sungkan, takut dibilang gak toleran), sehingga lebih aman untuk tidak mengucapkan, daripada tertukar-tukar keyakinannya.



Setelah membaca beberapa pendapat tersebut, tentulah kita harus menarik kesimpulan akankah kita mengucapkan selamat natal atau tidak pada rekan-rekan, atau mungkin kerabat yang kristen?

Menurut saya, kesimpulan manapun yang diambil tidak salah, karena masing-masing punya dasar pendapat yang kuat dan memakai dalil Al Qur'an dan Hadits. Yang SALAH adalah jika kita memilih mengucapkan ataupun tidak mengucapkan, tapi tidak tahu kenapa kita melakukannya, hanya ikut-ikutan.

Tidak mengapa ada perbedaan dalam hal ini, karena memang bukan sesuatu yang lugas seperti haramnya babi, atau khamar. Kalau untuk hal tsb, tidak ada perbedaan pendapat antar sesama muslim. Tapi satu yang harus diketahui  dan diingat bahwa menurut orang kristen, natal tanggal 25 Desember adalah perayaan lahirnya 'Tuhan' Yesus. Yang menjadi masalah bukan 'Kelahiran Yesus' nya, tapi ada kata 'Tuhan' nya. Sehingga secara tidak langsung, natal adalah perayaan bahwa 'Tuhan' telah lahir.

Nah dibagian ini lah pandangan kita harus sama bahwa anggapan orang kristen itu salah. Sikap apapun yang kita ambil, mau mengucapkan atau tidak, ketahuilah bahwa Yesus (Nabi Isa) memang lahir ke dunia (tanpa permasalahkan tanggalnya) tapi tidak sebagai Tuhan, tapi sebagai Nabi/utusan Allah seperti halnya nabi-nabi sebelumnya.

Kesimpulan
Jadi, setelah membaca penjelasan di atas, sikap mana yang kamu ambil? Putuskanlah dan pahami alasannya sehingga bila ditanya Allah di akhirat nanti, kita punya jawabannya....


NB: kalau referensinya kurang, silahkan googling untuk pendapat-pendapat yang lebih lengkap.



Tuesday, December 11, 2012

# Tak Terduga

Tuesday, December 11, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Tak disangka sebuah kata "terima kasih" begitu berarti dan keren. Barusan liat twitter, Beberapa mention terbaru yg saya lihat bilang makasih-makasih semua, mengharukan, dan keren.

Dengan menolong orang yang pada awalnya tanpa mengharap imbalan, dan di akhir mereka mengucap terima kasih, ternyata sangat keren dan memuaskan.

Kalau dimintain tolong sama orang, kerjakan sungguh-sungguh, balasannya tak kan terkira. Tapi dari awal jangan mengharap imbalan, nanti akhirnya jadi tidak keren soalnya, nggak surprise...


Friday, December 7, 2012

# Easy Sushi

Friday, December 07, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments

Ternyata bisa lho buat suhsi di rumah sendiri. Yg harus dibeli cuma rumput lautnya, dan memang yang membuat sushi ini enak adalah rumput lautnya. Mmmmm. ketagihan pengen terus...

btw tapi ini buatan ibu sih, buatan saya gak serapih ini, hoho

Monday, December 3, 2012

# Keep Calm

Monday, December 03, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Oke, memasuki minggu ter Hectic kuliah di semester 3 ini.
Badai tubes, tugas, PR, ujian, di mana-mana, terus menerjang. Dan tiba-tiba melihat tulisan ini

Jadi teringat kembali bahwa semua badai ini pasti berlalu...


Saturday, December 1, 2012

# Sherlock in Modern Era

Saturday, December 01, 2012 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments

Sampai saat ini, the best Sherlock movie adalah Sherlock yang versi gambar di atas, yang dari BBC london (kalau mau cari di google, tulis aja sherlock bbc).

Bagi penggemar cerita detektif,khususnya Sherlock Holmes, rugi kalau tidak nonton yang ini. Ini benar-benar seperti Sherlock yang kita kenal di buku Sir Arthur Conan Doyle, dan serunya, setting nya adalah jaman sekarang.

Dibandingkan film Hollywood yang dibintangi Robert Downey Jr, levelnya sangat jauh berbeda. Mending yang versi BBC ini yang masuk Hollywood (pendapat pribadi).