Jika kamu berpikir, maka kamu tau. Jika kamu tau, maka tercipta kondisi dalam hati yg mendorong utk berbuat

Sunday, September 28, 2014

# The Swordless Samurai [Part 1]

Sunday, September 28, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , 4 comments
Sekarang saya sedang baca-baca buku lagi. kegiatan yang sudah lama ditingalkan gara-gara sibuknya kuliah. Tapi saya makin sadar bahwa sangat perlu untuk curi-curi waktu membaca buku supaya tidak kehilangan makna hidup.

kali ini saya membaca buku "The Swordless Samurai" karya Kitami Masao, diedit oleh Tim Clark. Buku ini menceritakan biografi Toyotomi Hideoshi sang pemersatu Jepang dengan sudut pandang orang pertama. Buku ini sangat menginspirasi, tidak perlu diragukan lagi. tapi ada hal menarik yang membuat saya ingin menceritakannya di blog ini.

Hal menarik itu ada 2 dan akan saya bagi menjadi 2 tulisan terpisah:

PART 1 Belajar Manajemen Proyek

Yang pertama adalah bahwa ketika membaca buku ini, saya sekalian belajar manajemen proyek, sebuah mata kuliah yang saya ambil semester ini, dan juga pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengerjakan proyek-proyek mendatang.

Benar-benar menarik membaca tentang bagaimana Toyotomi Hideyoshi yang sebelumnya merupakan seorang anak petani miskin, melakukan manajemen proyek terhadap pembangunan dinding kastil yang rusak akibat topan.

Ceritanya dimulai ketika Toyotomi sudah bekerja beberapa saat di klan Oda. Ketika itu adalah jaman perang dan masing-masing wilayah dipimpin oleh seorang pemimpin. Dialah Nobunaga Oda yang memiliki visi menyatukan Jepang dalam satu pemerintahan yang menginspirasi dan menjadi mentor Toyotomi.

Ketika itu, sebuah kastil milik Oda mengalami rusak cukup parah temboknya akibat angin topan. Hal ini tentu saja memicu penguasa lain untuk berniat menyerang demi mennaklukkan klan Oda. Diperkirakan tentara musuh akan tiba paling cepat kurang dari seminggu.

Setelah beberapa hari, para pekerja yang ditugaskan ternyata bekerja dengan lesu, tanpa semangat, dan asal-asalan. Dan ketika Nobunaga Oda mengecek, yang dilakukan mandor proyek tsb hanyalah memaki-maki para pekerja dan memukuli yang bermalas-malasan. Melihat hal itu, Oda menunjuk Toyotomi untuk menggantikan mandor tsb untuk memperbaiki keadaan.

Apa yang dilakukan Toyotomi Hideyoshi untuk memperbaiki keadaan?

1. Gathering semua pekerja, ajak makan-makan
Untuk apa hal ini dilakukan? untuk menaikkan dan memacu kemauan para pekerja, mereka harus merasa diperlakukan seperti manusia, bukan budak.

2. Penjelasan awal why
Briefing awal sangat penting untuk menyamakan visi/pandangan. Penjelasan mengenai why akan menambah semangat anggota. Di sini, Toyotomi menjelaskan alasan kenapa pembangunan tembok harus dipercepat, yaitu agar tahan dari serangan musuh. Dan bila tidak dikerjakan dengan segera maka mereka dan keluarga pasti akan dibantai oleh musuh.

3. Teknik jitu how
Selain memberi motivasi, Toyotomi juga memberi teknik jitu supaya pekerjaan dapat cepat selesai. Hal ini penting karena walaupun semangat sudah membara, tapi bila para pekerja tetap tidak tahu apa yang harus mereka kerjakan sama saja bohong. Jadi setetlah why adalah how. Toyotomi membagi pekerja menjadi kelompok beranggotakan 10 orang dan masing-masing memiliki bagian daerah tembok yang harus dibangun sebagai tanggung jawabnya.

4. Reward and Punishment
Untuk memperkuat motivasi, Toyotomi menciptakan persaingan positif antar kelompok. Beberapa kelompok yang tercepat menyelesaikan pekerjaannya (dengan kualitas yang juga bagus), akan mendapat hadiah yang menggiurkan. Setelah itu Toyotomi mengancam bila ada yang terlihat bermalas-malasan, akan dianggap sebagai mata-mata musuh dan akan dipenggal.


Tanpa diduga siapapun, cara yang baru pertama kali dilakukan ini berhasil. Tembok benteng selesai dibangun dalam waktu yang ditentukan dan musuhpun tidak dapat menyerang kastil dengan mudah. Atas prestasinya ini, Toyotomi Hideyoshi semakin mendapatkan kepercayaan dari Nobunaga Oda yang nantinya menjadi tangan kanan dan menggantikan posisinya sebagai pemimpin klan Oda.

*tulisan ini dibuat saat saya tingkat 3 dan sudah lama mengendap di draft

Saturday, September 27, 2014

# Gambar Jaman SMA

Saturday, September 27, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , 1 comment
Ada yang bilang SMA adalah masa-masa paling indah, banyak kenangan. Yak, inilah salah satu kenangan yang layak dipublish. Karena kertasnya udah mau rusak, mending simpan di cloud. Karya teman saya Rifwan Alfikri pas dulu di SMA 1 Pontianak

Ilustrasi Raosan Fikri Lillahi (Revenge From Lost world)
Kalau lihat gagang pedangnya, itu ada tulisan sebuah merek gitar. Jadi ceritanya dulu ane gitaris, gan hehe

Ilustrasi Rifwan Alfikri S (Raven Allios Shcrew)
Sepatunya kalau diperhatikan adalah sepatu model skate. Gayanya Rifwan banget. Sabuknya juga sabuk anak skate.

Ilustrasi Gideon Oscar Eranio Simanjuntak (Guardian Of Earth Stability)
Badannya yang besar sesuai dengan Eranio, walaupun besarnya yang asli bukan kayak gini sih. Kalau yang ini dilebih-lebih kan, hehe.

Tapi kurang satu, nggak ada gambarnya Yayan, haha. Kenapa dulu nggak dibuat ya?

Sunday, September 21, 2014

# Menyelesaikan Permasalahan vs Ngomong Doang

Sunday, September 21, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , 4 comments
Di suatu sore saat akan solat ashar, kami ngomongin tentang tugas kuliah agama

R : Bro, tugas tadi payah banget ya cara pembagiannya. Masa masing-masing harus sms ke asisten buat ngecek ayat yg mau kita bahas udah diambil orang lain atau belum. Kebayang bro repotnya. Padahal kan bisa pake google drive excel kek..
A : Nah itu masalah negeri ini bro. Orang yang ngerti cuma bisa ngomong doang, bukannya menyelesaikan permasalahan.

JLEB JLEB JLEB

Thursday, August 14, 2014

# 7 Film yang Wajib Ditonton Entrepreneur

Thursday, August 14, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments
Jika kamu suka dengan hal-hal berbau bisnis dan entrepreneur, atau bahkan berniat menjadi entrepreneur, maka film-film di bawah ini wajib kamu tonton untuk penambah semangat dan belajar dari orang-orang yang telah berhasil. Bahkan saya tidak bosan nonton semua film ini berulang-ulang. Selalu ada pelajaran berbeda yang saya dapat.

1. The Billionaire (Top Secret)

Pernah makan snack rumput laut tao kae noi? itu lho snack warna hijau yang tipis-tipis dan renyah. Nah di film ini diceritakan bagaimana sang pemilik, Top Ittipat, memulai bisnisnya. Dari awalnya jualan item game online, jual kacang, dan mecoba-coba jual snack rumput laut, akhirnya dengan susah payah, Top berhasil melwati semua kesulitan yang dihadapi.

Yang saya pelajari dari film ini salah satunya adalah kegigihan dan keuletan Top untuk menyelesaikan setiap rintangan yang menghambatnya saat menjalani bisnis, karena memang kalau memilih untuk berbisnis, pasti rintangan akan muncul terus. Dan ya harus dihadapi, dengan cara apapun, sekreatif mungkin cari jalan dan solusi. Yang penting bisa diselesaikan.


2. The Social Network

Awalnya entah kenapa saya anti nonton film ini, toh kurang lebih sudah tau keterkenalan facebook dan Mark Zuckerberg. Tapi saat iseng-iseng nonton, ternyata film nya sangat menghibur. Dan ternyata saya baru tahu beberapa fakta menarik dari film ini tentang facebook. Mulai dari awal mula pembuatan, berbagai konflik yang terjadi, dan orang-orang yang terlibat di dalam pembuatan facebook.

Di luar pelajaran tentang filmnya, saya juga suka dengan gaya si aktor dalam memerankan Mark Zuckerberg. Cara bicaranya yang cepat dan lugas, itu keren.




3. JOBS
Film ini berkisah tentang bagaimana steve jobs mendirikan perusahaan Apple nya. Mulai dari ampas-ampasnya jadi mahasiswa, membuat prototype Macintosh, dikeluarkan dari Apple, sampai kembali lagi. Namun sayang ceritanya hanya sampai situ, tidak sampai memperkenalkan iPhone. Walaupun begitu film ini sangat menghibur dan dapat menangkap poin-poin penting di fase hidup Steve Jobs. Bagi yang ingin tahu cerita lengkapnya, dapat membaca buku biografinya karya Walter Isaacson.


4. Pirates of Silicon Valley


Walaupun sedikit lebih banyak menceritakan tentang Steve Jobs lagi, tapi dalam film ini lebih condong tentang bagaimana persaingannya dengan Bill Gates. Sangat menarik memperhatikan dan membandingkan bagaimana mereka memulai usahanya dari nol secara terpisah, dan bagaimana mereka akhirnya bertemu dan berkonfrontasi menjadi saingan bisnis.

Di sini saya jadi tahu bagaimanapun tipe orangnya, siapapun bisa sukses membangun bisnis. Mereka berdua adalah tipe orang yang sangat berbeda dan punya caranya masing-masing untuk membangun bisnisnya. Yang penting lakukan saja sampai jadi.



5. Silicon Valley (TV Series)
Ini dia film yang menceritakan bagaimana tren yang sedang booming di Amerika, mungkin bahkan di Indonesia juga yaitu membuat perusahaan satrtup internet. Diawali dengan suksesnya facebook yang membuat Mark Zuckerberg jadi miliuner, membuat banyak orang juga mencoba membuat startup perusahaan internet. Saksikan saja kelucuan dan keseruan perjalanan mereka yang awal idenya membuat apps yang nggak penting, berubah menjadi hal yang berbeda sama sekali dari tujuan awal. Yang membuatnya seru salah satunya adalah lawakan dengan situasi awkward khas geek. & nerd. Sangat recommended sebagai pembelajaran bagi yang ingin membuat startup juga.



6. The Internship

Menceritakan dua orang karyawan sales yang sudah lama bekerja dan akhirnya dipecat karena perusahaannya bangkrut. Demi melanjutkan hidupnya, mereka berniat bekerja di perusahaan paling asik, yaitu Google. Akhirnya mereka masuk lewat program Internship yang diadakan untuk mahasiswa.

Menarik memperhatikan 2 orang yang sudah agak ketinggalan jaman ini bergabung dengan anak-anak Hi-Tech masa kini. Walaupun mereka kurang kemampuannya dalam bidang teknis, namun kita anak HI-Tech ini kadang lupa bagaimana cara berbicara dengan orang asli,  padahal itu juga merupakan hal penting.


7. The Wolf of Wall Street
Film ini sebenarnya sangat penuh dengan pembelajaran. Kita bisa tahu bagaimana tentang jual beli saham yang selama ini membuat saya bingung, bagaimana membuat sistem bisnis dari nol yang bekerja untuk pemiliknya, bagaimana trik untuk menjual sesuatu, dan lainnya. Pokoknya sudah cukup menggambarkan gambaran besarnya dengan sangat jelas tentang bagaimana memulai dan menjalankan bisnis. Apalagi pemerannya Leonardo di Caprio.

Satu hal saja yang kurang dari film ini yaitu banyaknya adegan 18 tahun ke atas. Jadi kalau nonton ini tolong fokuskan pada hal lain selain hal tersebut ya.

Friday, August 8, 2014

# Gambar Seram Bungkus Rokok

Friday, August 08, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Kemarin main ke warung, baru sadar saat iseng-iseng liat ternyata sekarang bungkus rokok sudah dipasang gambar seram. Alhamdulillah, semoga berprogress sampai benar-benar pelarangan merokok total.



Saya pernah mendengar quote dari seseorang

Cara terbaik untuk mengurangi jumlah perokok adalah dengan mencegah anak muda supaya tidak mencoba-coba untuk menjadi perokok.

Biarlah yang sudah jadi perokok menikmati hidupnya sambil merokok, asal jangan ajak orang baru untuk merokok. Sadarlah hai perokok...

# Memunculkan Nama Kontak di WhatsApp

Friday, August 08, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , 1 comment
Mungkin anda juga pernah mengalami masalah yang sama saat menggunakan aplikasi WhatsApp ini, yaitu nama kontak yang telah kita simpan tidak muncul, yang ada hanyalah nomornya saja. Hal ini membuat saya merasa sangat tidak nyaman menggunakan aplikasi ini.

Beberapa teman juga mengeluhkan hal yang sama, sampai akhirnya baru tadi saya googling. Ternyata cara mengatasainya sangat gampang. Tinggal masuk ke  Menu Button > Settings > Contacts > Show all contacts. Tinggal di-chechklist seperti gambar di bawah.


That's it. DONE. Huft. Coba dari dulu...

*Gambar dan informasi diambil dari website resminya di sini

Friday, July 18, 2014

# Gombal

Friday, July 18, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , 1 comment

Edisi gombal. Sekali-kali boleh lah...

Tuesday, July 15, 2014

# Pembimbing KP Super, Bisnis Investasi Property untuk Melawan Bank Riba

Tuesday, July 15, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , 1 comment
Dari kiri ke kanan: Dito( SI Telkom Univ.), Saya, Andy, Farrell
Ada suatu kisah menarik saat saya kerja praktek di Pertamina EP kemarin.

Saya mendapatkan cerita dan pengalaman tentang bisnis dari pembimbing saya yang ternyata tanpa diduga-duga adalah pemilik bisnis yang sudah besar.

Siapakah dia?
Rijalul Fikri, adalah alumni Informatika '98. Masih muda, umurnya baru 30an. Makannya masih minta dipanggil "Mas" bukan "Pak". Waktu pertama bertemu, kesannya seperti orang yang kaku tapi setelah ngobrol-ngobrol ternyata sangat dahsyat. Banyak ilmu dan wisdom yang dapat dicontoh. Beliau orangnya religius, benar-benar disiplin mempraktikkan islam misalnya sholat tepat waktu di mesjid. Inilah yang membuat saya kagum. praktik agamanya bagus, tapi bisnisnya juga besar.

Apa Bisnisnya?
Ini yang ditunggu-tunggu. Saya akan menjelaskan sedikit tentang bisnis beliau. Gampangnya begini, di Prabumulih (Sumatra Selatan) tempat asal beliau, pembangunan rumah masih banyak terjadi. Namun kebanyakan orang di sana tidak memiliki dana. Di sisi lain, di tempat kerjanya yang kita tahu bergaji besar, orang-orang muslim di sana merasa segan untuk menyimpan uangnya di Bank karena riba.

Dari situ, Mas Fikri (panggilan akrabnya) membuat sebuah portal web yang mempertemukan dua kebutuhan tersebut sehingga orang yang akan membangun rumah dapat meminta dana dengan cara menjual saham senilai Rp. 100.000 per lembar. Nah orang yang ingin berinvestasi dapat membeli saham seusai keinginan dan sekalian membantu pembuatan rumah, sehingga uangnya dapat dialihkan daripada disimpan di bank. Bahkan dengan investasi, pastinya mendapat keuntungan.

Apa Kelebihannya?
Sistem yang dipakai adalah sistem syariah, tanpa riba. Salah satunya dari sisi transparansi. Misalnya Pada sebuah entitas rumah, ditampilkan lengkap kebutuhan dananya, kepimilkan sahamnya oleh siapa saja, bahkan progress pembuatan rumahnya pun selalu diupdate dengan foto, sehingga pemilik saham dapat memantau aliran dananya secara transparan dan jelas. keuntungan bagi investor pun dari bagi hasil, bukan bunga.

Hebatnya lagi, investasi rumah ini ternyata minim risiko. Coba bandingkan dengan investasi mobil rental, atau lain-lain yang uangnya  atau benda nya dapat dibawa lari. Sedangkan rumah ini kan tidak bisa dibawa lari. kekuatannya sebenarnya adalah sistem saham dan komunitas. Jadi kalau misalnya dalam suatu komunitas ada yang sedang butuh uang, sahamnya bisa tinggal dijual ke temannya dan bisa dibeli lagi saat nanti memiliki uang lebih, sehingga bisa saling membantu.

Bagaimana Keuntungannya?
Namanya bisnis property, untungnya juga pasti besar. Keuntungannya didapat dari fee saat pembuatan rumah atau dari KPR. Beliau cerita bahkan sekarang bisa mendapatkan sekitar 7 miliar per tahun. Kalau mau, beliau bisa saja berhenti bekerja, tapi perusahaan masih butuh tenaganya. Kasihan rekan-rekan kalau ditinggal katanya. Selain itu beliau juga belum mau berhenti karena ingin menjaga jaringan dan ingin mengubah budaya perusahaan yang katanya kebanyakan fresh graduate yang masuk sukanya menghamburkan gaji besarnya padahal bisa diinvestasikan.

Masa Depan
Visi besar bisnisnya, griya investa ini, yaitu dapat menggantikan fungsi bank sehingga daripada menyimpan uang dengan sistem riba dan nilainya berkurang terus karena inflasi, lebih baik uangnya diinvestasikan sehingga nilainya bisa tetap naik.

Sebagai penutup, beliau memberi nasihat yang benar-benar seperti yang saya harapkan dan sesuai visi saya:

Kuliah di ITB itu percuma kalau akhir-akhirnya jadi pegawai. Walaupun di perusahaan besar oil & gas juga tetap aja kalian itu pekerja. Harusnya mindsetnya adalah membuka lapangan pekerjaan baru. Jadilah yang punya bisnis.


Andy, Farrell, Mas Fikri, Saya

Suasana saat presentasi akhir di ruang KP bersama ciwi ciwi Telkom Univ. yg lagi KP juga


Bagi yang ingin melihat website portalnya bisa di sini: griya investa
Foto dokumentasi diambil dari sini

Monday, July 14, 2014

# Internet Banking

Monday, July 14, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , 8 comments


Dasar payah. Padahal kuliah di jurusan IT, tapi baru bikin internet banking.

Tadi saya baru mencoba membuat akun internet banking. Ternyata prosesnya sangat mudah. Cukup daftar di ATM, aktivasi di laptop, beres deh... Coba dari dulu. Jadi kalau ada orang transfer masuk bisa dicek online tanpa harus ke ATM.

Lalu untuk melakukan transaksi, butuh token. Dan ini juga gampang buatnya. Setelah aktivasi akun internet banking di laptop, tinggal ke bank minta dibuatin dan bayarnya murah hanya Rp 20.000 (untuk Bank Mandiri). Tadinya saya pikir harga pembuatannya mencapai ratusan ribu, makannya malas buat. Ternyata murah. Coba dari dulu. Jadi kalau mau transfer ke orang gak perlu ke ATM.

Canggih bener nih, baru ngerasain. Maafkan norak, haha. Ini baru teknologi tepat guna. teknologi yang dipakai utntuk memecahkan masalah.

Bertransaksi tanpa perlu ke ATM

Ngomong-ngomong tadi pas ngurus-ngurus, saya lumayan takjub dengan cara pelayanan bank. Ramah, tertib, jelas, transparan. Sangat bagus untuk dijadikan contoh bagi instansi lain.

Sunday, July 13, 2014

# Cara Mendidik Anak. Keras atau Lembut, Mana yang Lebih Baik?

Sunday, July 13, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , , 4 comments
Pengen cerita dikit tentang salah satu pemicu/trigger kenapa saya pilih Islam.

Jadi ceritanya dari kecil, ayah saya termasuk yang strict masalah sholat. Kalau telat sholat, saya pasti diteriakin supaya cepat sholat. Tapi ya maklum lah, pas masa-masa itu sholat terasa sangat berat dan malesin, yaaa jadi formalitas aja. Sebagai anak kecil, jujur teriakan-teriakan itu sangat menjengkelkan. Cukup keras memang, bahkan sampai SMP dan SMA juga tetap saja...

Sampai sekitar saat kelas 2 SMA, sudah mencapai titik paling jenuh dan kesal maksimal. Benar-benar malas luar biasa, bahkan niatnya hampir mau coba-coba gak akan sholat lagi. "Ini kenapa sih harus sholat? di teriak-teriakin terus, bosan, gak penting, buang-buang waktu." banyak pemikiran sejenis ini muncul.

Tapi untungnya entah karena takut atau gimana, saya memutuskan untuk cari-cari dulu kenapa saya harus sholat. Saya gak mau lagi sholat karena diperintah-perintah, diteriak-teriaki lagi, atau cuma formalitas. Jadi pertanyaan besar saya saat itu adalah:

"Kenapa saya harus sholat?"

Walaupun saya tau teorinya karena perintah Allah, ada di Al Qur'an, dan lain lain, tetap saja itu hanya terasa teori. Saya benar-benar ingin pertanyaan "Kenapa" ini terjawab dengan mantap dan memuaskan. Maka mulailah saya mencari-cari sendiri jawabannya dengan membaca Al Qur'an (terjemahannya), baca-baca buku islam, dan sejenisnya. Hasilnya?

Saya mendapatkan jawaban. Kenapa harus sholat? karena itu perintah Allah. Hahaha. Memang sesimpel itu. Kata-katanya sama, tapi rasanya beda.

Ya, ternyata ini bukan jawaban yang didapat dari diberitahu orang. Kita harus mencarinya dan mendapatkan jawabannya sendiri. Cobalah baca sendiri itu Al Qur'an tentunya dengan niat mencari kebenaran.


Nah sisi lain dari tulisan ini adalah selain tentang menemukan islam, juga masalah parenting. Didikan keras ayah sayalah yang menimbulkan rasa kesal dan memicu rasa penasaran saya dan akhirnya menemukan jalan yang benar. Coba bandingkan. Sedangkan di berbagai sumber parenting, kita dianjurkan untuk mendidik anak dengan cara yang lembut, dengan pengertian, dan sebagainya.

Nah, cara manakah yang paling baik? bagaimana menurutmu?

PS: Perlu diketahui saya tidak menyalahkan cara mendidik ayah saya. Bahkan saya membuktikan bahwa dengan caranya sendiri juga bisa menghasilkan hasil yang benar. Saya hanya penasaran metode mana yang sebaiknya saya terapkan bila nanti punya anak.

Monday, July 7, 2014

# Scientist is a Wizard

Monday, July 07, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
Wizard, is a man who can actually do what magicians pretend to do
-Robert Angier (Jackman) dalam film The Prestidge

Bagi yang sudah nonotn film The Prestidge, pasti tahu yang dimaksud wizard di sini adalah Nikola Tesla, seorang ilmuwan dan penemu. Pada masa itu, terlihat bahwa penemuan-penemuan ilmiah ciptaannya dipandang orang sebagai ilmu sihir, tepatnya ilmu sihir yang nyata. begitulah, lagi-lagi soal ketakutan manusia terhadap sesuatu yang tidak dari biasanya seperti yang saya bahas pada tulisan ini.

Tuesday, July 1, 2014

# Trik Cara Berkomunikasi

Tuesday, July 01, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , No comments

Hari ini baru saja dapat suatu trik berkomunikasi yang jitu di tempat KP secara tidak sengaja .

Agar orang mau terbuka terhadap kita, mulailah dengan membicarakan tentang apa yang dia suka

Misalnya kalau berhadapan dengan anak kecil, supaya dia mau ngobrol dengan kita, jangan tanya "siapa namanya?" atau "udah berapa umurnya?" tapi bukalah dengan pertanyaan-pertanyaan seperti "gimana kemarin naruto? seru ya lawan sasuke.." sambil menunjuk baju yang dipakainya. Dari situ si anak akan menjawab dengan antusias dan mulai berani dan nyaman untuk ngobrol dengan kita.

Untuk orang dewasa, misalnya tadi saya punya teman yang senang membicarakan pemilu, maka saya nyeletuk menyinggung masalah debat capres di TV kemarin. Tanpa disangka teman saya yang tadinya diam-diam saja langsung banyak bicara. Teman seruangan lain pun banyak menimpali. Langsung saja  suasana di ruangan kami yang tadinya lesu, sepi, dan awkward, menjadi hangat kembali.

Wednesday, June 18, 2014

# Awali Doa dengan Bersyukur

Wednesday, June 18, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , 1 comment


Akhir-akhir ini entah kenapa banyak diingatkan untuk bersyukur. Mulai dari gambar di atas, kaligrafi di mushola tempat KP, post-post di facebook, sampai yang paling dahsyat adalah tausiyah dari Aa Gym yang saya dengar sebelum tidur. Saya baru merasakan lagi dahsyatnya ceramah Aa Gym ini. Bahasanya simpel, mudah dimengerti, tapi pesannya jleb banget.




Dan saya baru sadar, selama hidup ini memang sedikit sekali jumlah saya bersyukur dibanding memohon sesuatu pada Allah. Maka dari itu, mulai saat ini, saya memutuskan:

Setiap saat berdoa, akan saya mulai dengan bersyukur dulu atas apa yang Allah berikan, baru memohon sesuatu.

Mari kita coba

Saturday, June 14, 2014

# Syukur

Saturday, June 14, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , 1 comment
kaligrafi ini dipajang di mushola kantor PT Pertamina EP.
Beberapa hari KP di sini, saya coba praktekkan apa yang tertulis di atas, dan benar-benar terjadi, banyak hal baik datang setelahnya. Mulai dari dapat makan siang gratis, pencerahan tujuan hidup, sampai kembalinya semangat untuk solat di mesjid. Seperti di post saya kemarin, yang perlu dilakukan adalah bersyukur dan menjadi orang baik.

Monday, June 2, 2014

# Tentang Pilihan Hidup

Monday, June 02, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , 2 comments
Pernah nggak sih ngerasa salah mengambil keputusan?

Pasti pernah ngerasain minimal sekali deh dalam hidup. Nah tapi baru-baru ini ada suatu konsep yang saya dapatkan.

Apapun pilihanmu dalam hidup, jadilah orang baik di situ

Kalau dipikir-pikir, memangnya kita tahu keputusan yang kita ambil itu salah? siapa tahu di awalnya saja rasanya nggak sreg, tapi sebenarnya hasilnya akan didapat di akhir. Minimal pasti ada pelajaran dan pengalaman yang kita dapat.

Coba bayangkan saat misalnya dihadapkan pada pilihan keputusan sulit, lalu kita ambil salah satu dan merasa salah mengambil keputusan. Rasanya kalau saja pilihan satunya yang diambil, hidup kita bakal lebih mudah dan lebih enak. Tapi cobalah tunda dulu perasaan itu. Bilang dalam hati, "saya sudah memutuskan ini, saya akan jadi orang baik di keputusan yang saya ambil ini". Positive thinking curiga lah bahwa pasti ada apa-apanya yang udah disiapkan Sang Pembuat Algoritma Terbaik.

Emangnya siapa coba yang mengatur kita supaya ngambil keputusan ini? iya kan?

Mari kita coba

Friday, May 23, 2014

# Tired

Friday, May 23, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments
"When you feel like dying, tired of running, just keep running, just keep running
-Someone i admire 

Friday, May 16, 2014

# Cara Belajar Seru

Friday, May 16, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi No comments


Saya rasa jaman sudah makin berubah. Cara belajar bukan lagi hanya dari membaca buku. Sekarang banyak video yang seru untuk menjelaskan berbagai konsep pelajaran mulai dari fisika, biologi, matematika, sejarah (seperti video di atas), dan lain-lain. Bahkan menurut saya dalam beberapa tahun lagi, cara belajar akan berubah total menjadi menggunakan game atau simulasi nyata secara digital yang interaktif.

Pesan saya pada guru-guru dan murid sekolah yaitu jadilah kreatif. Sudah tidak jaman mengajarkan dan belajar dengan cara konvensional. Guru dan murid sudah dapat mencari sumber belajar yang interaktif di internet dengan mudah. Jangan terpaku dengan teks di buku pelajaran, tapi lihatlah barang aslinya dari apa yang dipelajari, pasti akan membuat jadi lebih seru dan terbayang

Monday, May 12, 2014

# Automatic Egg Incubator

Monday, May 12, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , No comments
Dalam project akhir kali ini, tim kami membuat sebuah automatic egg incubator, diterjemahkan sebagai inkubator telur otomatis, atau bisa disebut juga pengeram telur cerdas. Apa bedanya dengan inkubator telur biasa? kenapa disebut cerdas? jawabannya akan dijelaskan sebagai berikut.

Anggota tim pembuat sistem inkubator telur.
(http://andyprimawan.tumblr.com/post/85416056468/mahasi
swa-sti-itb-ciptakan-inkubator-telur-otomatis)

Pendahuluan
Jadi, kenapa kami membuat meisn ini? jawabannya adalah karena kami ingin menyelesaikan sebuah masalah perteluran yaitu: ayam memiliki 'mood' untuk mengerami telur hanya pada waktu tertentu; jumlah ayam tidak sebanyak jumlah telur untuk dierami, dan inkubator yang ada kebanyakan manual dan merepotkan. Yah intinya kami ingin membuat sesuatu yang berguna untuk tugas akhir kami ini, dan bernilai ekonomis juga alias dapat dijual.

Komponen
Kompoen yang digunakan dalam project ini adalah sebagai berikut:
  1. 2 buah Arduino Uno
  2. Breadboard
  3. Kabel
  4. Sensor suhu LM35
  5. Relay
  6. LCD
  7. PIR Sensor (Sensor gerakan)
  8. Buzzer (alarm)
  9. Keypad
  10. Lampu bohlam 5 Wattyang telah dipasang kabel dan steker
  11. Kipas angin laptop
  12. Lapotop yang terinstall IDE arduino
  13. Kabel USB

Rangkaian
Semua komponen di atas kemudian disusun seperti blok diagram dan skema di bawah ini:

Blok Diagram

Skema Rangkaian

Walaupun kelihatannya agak rumit, namun kalau dikerjakan dengan sabar dan pelan-pelan sebenarnya mudah.

Wednesday, May 7, 2014

# Rasa Ingin Tahu VS Rasa Takut

Wednesday, May 07, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi , , No comments
 
Manusia memiliki ekspresi berbeda ketika dihadapkan pada hal-hal yang di luar kebiasaan. Dan kebanyakan dari mereka lebih memilih menyerah kepada rasa takutnya daripada rasa ingin tahu. Termasuk yang manakah kamu? coba jawab satu pertanyaan ini:

Kalau dikasih kemampuan lihat yang begitu-begituan (makhluk gaib) mau nggak?

Kalau kamu menjawab pertanyaan di atas dengan "nggak" , maka kemungkinan besar kamu termasuk orang yang sering tidak bisa berpikir logis dan lebih memilih untuk menyerah pada rasa takut.

Pasti kamu setidaknya pernah dengar cerita dari teman tentang temannya yang bisa "lihat" yang diberi kekuatan oleh kakeknya. Atau keluarganya yang bisa "lihat" setelah dijampi-jampi, ditempeli daun di mata, dan yang semacam itu. Nah, misalnya kamu percaya dengan cerita itu, kenapa menolak kalo dikasih kekuatan tsb? bayangkan manfaat bagi kemanusiaan yang bisa didapat. Misalnya suruh hantunya nyusup ke brankas data rahasia amerika biar kita bocorkan bobrok-bobroknya, atau bongkar rahasia koruptor-koruptor di Indonesia untuk dilaporkan ke KPK.

Apakah kamu masih akan memilih rasa takut ketimbang manfaat yang bisa didapat? Toh manfaatnya juga untuk kebaikan. Toh tarafnya gak sampe ngebunuh kayak di manga Death Note.

Yah, tapi hal ini juga berlaku di luar negeri sih. Kalau kita perhatikan di film Harry Potter, nampak jelas bahwa keluarga Harry dan muggle-muggle lainnya terlihat ketakutan dengan orang yang memperlihatkan sihirnya. Di Amerika, kita bisa lihat di film X-men terlihat kalau keluarga-keluarga si mutan pasti ketakutan dengan kekuatan yang dimiliki anaknya. Bisa juga dilihat di film Frozen, hanya karena bisa melakukan sihir, langsung dianggap monster. Padahal kalau dari kecil dilatih untuk mengontrolnya, bukan malah disembunyikan, bayangkan betapa bergunanya kekuatan tersebut untuk kehidupan.

Pesan saya:


Thursday, May 1, 2014

# Tentang Impian dan Tujuan Hidup

Thursday, May 01, 2014 Posted by Raosan Fikri Lillahi 2 comments
Sekarang sedang membaca lagi manga Eyeshield 21sempat-sempatnya di saat hectic deadline Tubes & ujian2, kangen, sudah lama tidak dibaca.

Hal yang saya sadari tiba-tiba bahwa orang Jepang memang hebat dalam bermimpi, membuat mimpi atau semacamnya lah. Lihat saja banyaknya kartun/manga yang menceritakan mimpi tokoh utamanya, dan akhirnya kesampaian lewat perjuangan yang berat dan seru.

Tapi yang saya sadari lagi, stelah mimpinya tercapai, lalu apa? tamat? seperti di Eyeshield ini, mimpi mereka adalah menuju Chrismast Bowl. Setelah akhirnya sampai lewat perjuangan yang berat, menang, dan bahakan lawan tim Amerika. Lalu apa?

Ada yang terlupa. Setelah tua mereka ngapain? Matinya bagaimana? Kok tidak diceritakan. Itulah kelemahannya orang Jepang/Amerika.

Justru kalau tujuan orang saat hidup bukan untuk masuk surga, jadi tidak masuk akal.

-sudah lama ditulis dan mengendap di draft