Menonton kembali film samurai x membuat saya menyadari betapa anehnya kebijakan amerika untuk membolehkan masyarakat sipilnya memiliki senjata api pribadi.
Bila pernah nonton film samurai x atau tahu sejarah jepang, kita akan tahu bahwa pada tahuan 1800an jepang melakukan yang namanya restorasi meiji, yaitu masyarakat, khususnya samurai yang tadinya bebas membawa pedang kemana-mana, menjadi dilarang. Tidak ada warga sipil yang boleh membawa senjata (pedang katana) walaupun alasannya utk mempertahankan diri. Hal ini untuk menciptakan keamanan, karena siapapun yang membawa pedang, akan bisa membunuh siapapun sesuka hatinya.
Maka dari itu siapa yg pernah nonton samurai x, Kenshin memiliki pedang dengan sisi terbalik. Sedangkan pada film The Last Samurai, para samurai kekeuh utk membawa peang kemana-mana walau telah dilarang oleh hukum.

Sekarang kita lihat Amerika, warga sipil boleh memiliki senjata api alias pistol dengan bebas. Apa bedanya dengan masyarakat Jepang jaman dulu, sebelum restorasi meiji tahun 1800an? Kebijakan Amerika ini seperti membuat kesempatan untuk siapapun yang membawa senjata (kali ini pistol), untuk bisa membunuh siapapun. Beritanya sudah sering kita lihat akhir2 ini di media-media.
Nggak masuk akal. Semantara Jepang membuat peraturan supaya masyarakatnya aman dari pembunuhan yg mungkin terjadi dilakukan oleh warga sipil, Amerika malah membuat peraturan yang menciptkan peluang pembunuhan dapat dilakukan warga sipil.
0 comments:
Post a Comment